KARTOHARJO – Rabu (15/04) Mengawali semangat baru pasca-Idul Fitri 1447 H, Tim Penggerak PKK Kecamatan Kartoharjo menggelar rapat koordinasi pleno yang berlangsung hangat dan produktif. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan halal bihalal, tetapi juga momentum penguatan program kerja prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di seluruh wilayah Kecamatan Kartoharjo.

Apresiasi dan Persiapan Kompetisi Masa Depan
Ketua TP PKK Kecamatan Kartoharjo, Ibu Rita Juliana Widayaka, membuka rapat dengan memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus PKK Desa se-Kecamatan atas dedikasi mereka. Secara khusus, beliau memberikan penghargaan kepada TP PKK Desa Sukowidi yang telah berjuang maksimal mewakili kecamatan dalam Lomba Desa dan Lomba 10 Program Pokok PKK tingkat kabupaten. “Upaya maksimal yang telah dilakukan Desa Sukowidi adalah modal berharga. Kita jadikan pengalaman ini sebagai bahan evaluasi untuk persiapan yang lebih matang di tahun-tahun mendatang,” ujar Ibu Rita. Beliau juga berpesan agar Desa Mrahu mulai menyiapkan anggaran dan strategi sejak dini untuk menghadapi lomba serupa pada tahun 2027 mendatang.
Penajaman Program Prioritas Pokja.
Dalam pengarahannya, Ibu Rita menekankan empat fokus utama yang harus dijalankan oleh masing-masing Kelompok Kerja (Pokja):
- Pokja I: Penguatan pola asuh anak dan remaja di era digital.
- Pokja II: Optimalisasi UP2K untuk kemandirian ekonomi keluarga.
- Pokja III: Pemanfaatan pekarangan melalui program HATINYA PKK untuk ketahanan pangan.
- Pokja IV: Penurunan angka stunting dan validasi data Dasawisma.
Transformasi Administrasi dan Kesehatan Mandiri
Rapat ini juga mensosialisasikan hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, yang membawa beberapa perubahan administratif. Sekretaris Kecamatan menginstruksikan para kader untuk mempelajari juknis terbaru, terutama terkait perubahan kolom pada data kegiatan Pokja I dan sinkronisasi aset serta pelatihan kader pada Pokja III.
Di bidang kesehatan, Pokja IV menggencarkan sosialisasi ASMAN TOGA (Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga) dan Akupresur. Kader diharapkan mampu mengedukasi masyarakat mengenai pengobatan tradisional yang benar, seperti larangan penggunaan alat berbahan aluminium saat merebus jamu dan beralih ke wadah stainless steel atau tanah liat.

Layanan KB dan Program “Anting Emas”.
Koordinator KB, Ibu Wiwik Purnaniningsih, SE, menyampaikan agenda layanan KB medis (MOP & MOW) yang akan dilaksanakan pada akhir April 2026. Selain itu, Kecamatan Kartoharjo terus berkomitmen dalam penanganan kesehatan balita melalui program ANTING EMAS yang menyasar 5 balita di Desa Bayem Wetan, Jajar, Jeruk, dan Kartoharjo.
Setiap desa juga didorong untuk segera membentuk Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) dan memperkuat kelompok kegiatan (BKB, BKR, BKL, dan PIK-R) guna mengoptimalkan peran Kampung KB.

Semangat Gotong Royong
Menutup rangkaian rapat, Wakil Ketua TP PKK Kecamatan, Ibu Dwi Cahyana, mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan. “Keberhasilan program PKK sangat bergantung pada semangat gotong royong kita. Mari segera tindak lanjuti hasil rapat ini demi kemanfaatan masyarakat luas,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan ramah tamah dan mushafahah (bersalam-salaman) dalam rangka Idul Fitri 1447 H, membawa semangat baru bagi seluruh kader PKK Kecamatan Kartoharjo untuk terus mengabdi.





